Google Adsense

Pertamina Targetkan SPBU Pasti Pas di 2017

Rabu, 02 Maret 2016

PT Pertamina (persero) menargetkan seluruh 5.200 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) memiliki standar Pasti Pas pada 2017. Saat ini sejumlah 4.800 SPBU di bawah naungan Pertamina sudah mengantongi standar Pasti Pas untuk selanjutnya didorong menjadi Pasti Prima yang mengedepankan layanan lebih dari sekadar pengisian BBM (beyond fuel).

“Tahun ini target Pasti Prima 300 SPBU. Untuk yang nonPasti Pas tinggal sekitar 400 SPBU. Di 2017 kita harapkan non-Pasti Pas hilang semua,” tutur Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang di Jakarta, kemarin.

12 Ribu Mata Katarak akan Dioperasi Tahun Ini

Rabu, 24 Februari 2016

SEJAK pagi hari di lantai 1 Gedung Kirana Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusomo (RSUPNCM) sudah dipadati pasien yang akan menjalani operasi katarak. Sebagian besar dari mereka berusia di atas 40 tahun.

Pukul 09.00 WIB, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek tiba dan langsung meninjau persiapan operasi bersama Direktur Utama PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat. Tidak lama kemudian Nila yang juga menjadi ketua umum Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami) bersama Asisten Teritorial TNI Angkatan Darat Mayor Jenderal Kustanto Widiatmoko, dan Direktur RSUPN Cipto Mangunkusumo dr CH Soejono dan tamu undangan lainnya berkumpul di ruang auditorium di lantai 6 untuk menyaksikan live surgery pasien ke45.001 yang ditayangkan lewat dua layar televisi besar.

Titik Jalan Rusak semakin Meluas

Senin, 22 Februari 2016

JALAN di jalur tengah dan selatan di wilayah Banyumas, Jawa Tengah, yang rusak semakin meluas, menyusul hujan deras yang mengguyur daerah setempat. Jalan yang berlubang kian membahayakan bagi pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor.

Pemantauan kemarin, jalur tengah yang mengalami kerusakan ialah jalan provinsi penghubung Purwokerto-Cilacap yang melalui Patikraja dan Rawalo. Di sejumlah titik seperti Notog, Patikraja, dan sekitar Bendung Gerak Serayu, Rawalo, jalanan mengelupas.

Omzet Mal Sempat Susut 30 Persen

Selasa, 26 Januari 2016

AKSI teroris di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1), sempat menurunkan penjualan hingga 30% di beberapa lokasi pusat belanja dan mal di Jakarta. Namun, penurunan itu hanya terjadi di hari pertama pascaledakan bom dan aksi penembakan.

“Ada penurunan sekitar 20%-30% di hari pertama pascakejadian cukup signifikan.Hari kedua sudah balik lagi normal. Penurunan sales, tapi operasional tetap normal,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI)
Handaka Santosa di Jakarta, kemarin.

Ekonomi Progresif Berbasis Manufaktur

Kamis, 21 Januari 2016

TUJUAN negara yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 memuat peran sentral negara dalam mewujudkan kesejahteraan umum.Pada dasarnya, kesejahteraan umum seharusnya dijadikan komoditas negara dalam usaha penyelenggaraan negara sebagai kontrak kedaulatan rakyat terhadap negaranya. Kapasitas negara dalam mengambil keputusan administratif Pemak dalam buah kebijakan akan ke sejahteraan sebagai pertanggungjawaban legitimasi bagi para pengelola kedaulatan merupakan instrumen yang selalu didikte ke masyarakat.

PERTH, AUSTRALIA Lebih dari 100 Rumah Hancur

Selasa, 19 Januari 2016

DUA orang tewas dan lebih dari 100 rumah hancur akibat kebakaran semak besar di wilayah Negara Bagian Australia Barat, kemarin. Otoritas setempat mengatakan petugas pemadam kebakaran masih berjuang memadamkan api yang melalap semak-semak.

Lahan yang terbakar mencapai 71 ribu hektare berada di wilayah Negara Bagian Australia Barat. Kejadian kebakaran semak itu telah menjadi insiden yang kerap berulang selama musim panas.

Pilkada Kalteng Terancam Tertunda Lagi

Selasa, 12 Januari 2016

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik mengungkapkan KPU Pusat ataupun KPU Kalimantan Tengah (Kalteng) telah berkoordinasi dengan dirjen keuangan daerah terkait dengan kekurangan anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan pilkada susulan di Kalteng. Pilkada susulan Kalteng direncanakan berlangsung pada 27 Januari 2016.

Pilkada Kalteng Butuh Rp13 Miliar

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah mengaku kekurangan anggaran untuk menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) yang sempat tertunda. Kebutuhan tambahan anggaran tersebut diperkirakan tidak lebih dari Rp15 miliar.