Google Adsense

BPH Migas Tunjuk 2 Penyalur BBM Subsidi

Sabtu, 03 Januari 2015

BADAN Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) kembali menetapkan PT Pertamina (persero) dan PT AKR Corporindo Tbk sebagai penyedia dan pendistribusi BBM bersubsidi di 2015. “Keputusan ini telah melalui sidang komite,” kata Kepala BPH Migas Andi Noorsaman Sommeng dalam jumpa pers di Gedung BPH Migas, Jakarta, kemarin.

Kuota Pertamina untuk tahun de pan ialah 45,355 juta kiloliter (kl), sementara AKR Corporindo 645 ribu kl. Total kuota BBM bersubsidi tahun depan ialah 46 juta kl.

Secara terperinci, kuota BBM bagi Pertamina terdiri dari jenis premium 29,46 juta kl, minyak tanah 850 ribu kl, dan solar 15,045 juta kl. Bagi AKR, premium sejumlah 20 ribu kl, dan solar 625 ribu kl.

Pertamina dan AKR Corporindo terpilih dari lima badan usaha peme gang izin usaha niaga umum yang mengajukan penawaran ke BPH Migas.
Sommeng menambahkan, untuk penyaluran di daerah, dibutuhkan kerja sama dengan penyalur baru.

Ra sio antara penduduk dan jumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia sendiri kini masih amat timpang.
“Di Indonesia 18 SPBU memenuhi kebutuhan 1 juta penduduk kalau Malaysia sudah 60 SPBU per 1 juta penduduk,” lanjut Sommeng.

Lebih lanjut, BPH Migas meminta kepada dua badan usaha yang terpilih itu untuk menyisihkan 2 persen solar dan 2 persen premium dari kuota BBM masing-masing di 2015 sebagai cadangan.

Pada kesempatan sama, Dirut Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan Pertamina merugi hingga Rp700 miliar untuk memenuhi kuota BBM bersubsidi di tahun ini.

Dalam kesempatan terpisah, pemerintah mengestimasi volume impor untuk menutupi kebutuhan BBM di dalam negeri sekitar 575 ribu barel per hari pada 2015.

Direktur Pembinaan Program Migas Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi di Jakarta, kemarin, mengatakan defisit kebutuhan BBM bakal terus selama belum ada penambahan kapasitas produksi kilang di dalam negeri.

“Konsumsi BBM meningkat, sementara produksi kilang dalam negeri cenderung stagnan sampai nanti ada penambahan kapasitas dalam beberapa tahun mendatang,” katanya. (Ire/Ant/E-2) Media Indonesia, 13/12/2014, halaman 17