Google Adsense

Ribuan Keluarga belum Ambil Dana Kompensasi BBM

Selasa, 06 Januari 2015

PROGRAM Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) merupakan program pemberian bantuan nontunai dalam bentuk simpanan yang diberikan kepada 15,5 juta keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia. Melalui program itu, setiap keluarga yang masuk daftar keluarga kurang mampu mendapatkan bantuan tunai Rp200 ribu per keluarga per bulan.Untuk November dan Desember 2014, santunan itu dibayarkan sekaligus Rp400 ribu.

Namun, hingga tenggat pengambilan, belum semua rumah tangga sasaran (RTS) yang terdaftar mengambil dana tersebut.
Di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, misalnya, 3.643 RTS tidak mengambil dana. Akibatnya, sisa anggaran PSKS senilai Rp1,4 miliar di Kantor Pos Madiun dikembalikan ke kas negara.

“Hingga batas waktu akhir yang ditentukan, sebanyak 3.643 RTS tidak mengambil dana PSKS tahap awal ini,“ kata Manajer Audit dan Mutu Pelayanan Kantor Pos Madiun, Agus Wahyu Hidayat, kemarin.

Menurut Agus, hal itu berdasarkan data terakhir pengambilan hingga deadline pengambilan dana PSKS tahap pertama November dan Desember 2014, Jumat (12/12), pekan lalu.

Agus menambahkan, belum atau tidak diambilnya dana PSKS oleh 3.643 RTS itu disebabkan beberapa kemungkinan, termasuk karena ada yang sudah meninggal, pindah alamat, hingga bekerja di luar kota. Total penerima PSKS di Kabupaten Madiun 59.795 penerima.
Sejak pencairan awal dana PSKS 21 November 2014 hingga kemarin, masih menurut Agus, Kantor Pos Madiun sudah menyalurkan dana PSKS sebesar Rp22,5 miliar kepada 56.373 warga Kabupaten Madiun, atau terealisasi 94,80 persen, dan Rp2,1 miliar kepada 5.289 warga miskin Kota Madiun, atau terealisasi 95,60 persen.Untuk menekan angka hangus, petugas mendatangi alamat penerima yang belum mengambil dana PSKS.

Fenomena yang sama juga berlangsung di Kabupaten Jember, Jatim. Di wilayah itu, sebanyak 24.087 RTS dilaporkan belum menerima dana kompensasi.

“Pencairan dana PSKS dilakukan secara bertahap mulai 1-14 Desember 2014.Namun, 24.087 rumah tangga sasaran belum mengambil dana itu sesuai dengan jadwal yang ditentukan,“ kata Kepala Kantor Pos Besar Jember, Wahyudi Azis, kemarin. Menurut dia, puluhan ribu RTS yang tidak mencairkan dana PSKS itu hampir merata di 31 kecamatan dan mereka bisa mencairkan dana itu di kantor pos kecamatan masing-masing.(ST/KH/Ant/X-7) Media Indonesia, 16/12/2014, halaman 2