Google Adsense

Polda Papua Buru Penembak 2 Anggota Brimob

Rabu, 10 Desember 2014

KELOMPOK bersenjata yang mengincar aparat keamanan terus beraksi di Papua.Kemarin, dua anggota Brigade Mobil Kepolisian Daerah Papua tewas ditembak di depan kantor bupati, di Ilaga, Kabupaten Puncak.

Mereka ialah Ajun Inspektur Dua Thomson Siahaan dan Brigadir Dua Everson. Saat kejadian, keduanya tengah membantu menurunkan kursi dan tenda yang akan digunakan untuk persiapan perayaan Natal di Gereja Kemah Injil Indonesia.

“Keduanya ditembak dari jarak dekat. Peluru menembus pelipis Everson, dan Thomson terkena tembakan di kaki dan dada,“ ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Sulistyo Pudjo.

Dia menduga, para pelaku penembakan sudah menunggu kedatangan kedua anggota Brimob itu di sekitar gereja.Pelaku juga merampas dan membawa kabur dua pucuk senjata jenis AK 47 milik anggota.

Jenazah kedua korban sudah diamankan di Puskesmas Ilaga. Hari ini, tubuh korban akan diterbangkan ke Jayapura, sebelum dipulangkan ke kampung mereka. “Kami masih kesulitan untuk mendapatkan pesawat yang bisa mengangkut kedua korban,“ lanjut Kombes Pudjo.
Pelaku penembakan diduga ialah kelompok Yambi, yang dipimpin Lekhakha Telenggen dan Tengahmati Telenggen.Kelompok itu merupakan anggota jaringan Wamena.

Namun, Pudjo mengaku belum bisa memastikan kelompok pelaku. “Penyelidikan masih dilakukan,“ tandasnya.
Kemarin, Wakil Kepala Polda Papua Brigadir Jenderal Paulus Waterpauw langsung memimpin tim terjun ke Ilaga. Selain melihat kondisi kawasan, ia direncanakan akan mengoordinasi perburuan terhadap para pelaku penembakan.
Di Ilaga, Paulus membawa Direktur Intelijen Polda Papua Kombes Marsuki dan Komandan Satuan Brimob Polda Papua Kombes Mathias Fakhiri.

Teror kelompok bersenjata terhadap polisi, sebelumnya terjadi pada Agustus lalu. Mereka menyergap tujuh anggota Polres Lanny Jaya yang melakukan kegiatan sambang desa. Dua polisi tewas di tempat kejadian, dan sisanya terluka.

Kelompok yang beraksi saat itu diduga dipimpin Purom Wenda. Dalam pengejaran, tim Polda dan Brimob Papua serta anggota TNI mengklaim telah menembak mati lima anggota kelompok. (MC/ Ant/N-3) Media Indonesia, 04/12/2014, halaman 12