Google Adsense

RI Bangun 80 Bandar Baru

Selasa, 09 Desember 2014

PEMERINTAH segera membangun 80 pelabuhan (bandar) dan membuka 86 trayek pelayaran baru untuk melayani daerah terpencil mulai Maret 2015. Selain itu, pemerintah bakal membuka tujuh bandar udara (bandara) dan 66 rute penerbangan baru tahun depan.

“Presiden meminta supaya perbatasan dan pulau terluar yang berpenghuni kondisinya minimal sama dengan (wilayah negeri) tetangga. Terkait konektivitas akan mulai dibangun kapal perintis ukuran 750 dead wight tonnes (dwt) dan 1.200 dwt untuk Bitung dan Maluku Utara,” jelas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo di Jakarta, kemarin.

Selain itu, imbuhnya, tujuh bandara dan 80 pelabuhan baru bakal beroperasi pada Maret 2015. Untuk industri galangan kapal, pemerintah segera menuntaskan peraturan pemerintah (PP) untuk pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) dan merevisi pajak penghasilan (PPh).

Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, pemerintah menargetkan bisa menyelesaikan revisi Peraturan Presiden 79/2011 yang akan membebaskan visa bagi turis dari Australia, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Rusia.

“Kami membentuk enam tim untuk mengurus galangan kapal hingga lembaga pembiayaan nonbank,” jelas Indroyono.

Di kesempatan terpisah, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kerja sama maritim akan memberi manfaat bagi kawasan Asia Timur.
“Saya berharap dari forum ini akan mendengar banyak solusi untuk kebaikan kita,” kata Kalla saat membuka Forum Kerja Sama Maritim di Asia Timur di Jakarta, kemarin. (Riz/Ant/E-4) Media Indonesia, 03/12/2014, halaman 18