Google Adsense

90 Penelitian SMA Bersaing Jadi Terbaik

Kamis, 23 Oktober 2014

SEBANYAK 90 naskah finalis dari 33 provinsi saling beradu menjadi yang terbaik pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) di Yogyakarta mulai kemarin hingga Jumat (24/10). Peserta dari kalangan siswa SMA itu berlomba pada berbagai bidang penelitian, yaitu sains dasar meliputi matematika, fisika, kimia, dan biologi. Kemudian, sains terapan seperti elektronika/mesin, pertanian, kesehatan, lingkungan, informatika/komputer, serta IPS atau humaniora meliputi ekonomi, bahasa, psikologi/pendidikan, sejarah, budaya, dan humaniora.

Direktur Pembinaan SMA Kemendikbud Haris Iskandar mengatakan dengan OPSI itu diharapkan bisa menumbuhkembangkan minat serta bakat peserta didik atas ilmu pengetahuan dan teknologi.

`'Akhirnya OPSI dapat menyemai benih-benih ilmuwan di masa depan,'' ungkap dia saat dihubungi seusai pembu kaan acara di Yogyakarta, kemarin.i Dirjen Pendidikan Menengah Kemendikbud Achmad Jazidie menyatakan OPSI bisa menumbuhkan iklim akademik yang sejalan tuntutan kurikulum 2013.

`'Kompetensi yang diinginkan pada kurikulum 2013 semoga dapat terwujud seiring kegiatan yang dapat diikuti oleh peserta didik,'' ujarnya. Kasubdit Peserta Didik Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud Suharlan menambahkan lebih dari 1.200 naskah telah masuk mengikuti OPSI 2014 melalui dua jalur yakni jalur proposal dan seleksi naskah (jalur OPSI).

`'Dari jumlah itu akhirnya terpilih 90 naskah finalis, terdiri atas 19 naskah jalur proposal dan 71 naskah jalur OPSI.Masing-masing terdiri dari 24 naskah bidang sains dasar, 39 bidang sains terapan, serta 27 bidang IPS humaniora,'' kata dia. Bagi mereka yang masuk finalis, kata Suharlan, akan melewati tahapan seleksi yaitu pemasangan dan pameran poster, penilaian poster, dan presentasi hasil penelitian. `'Pada presentasi ada tanya jawab dengan tim juri.'' (Bay/H-2) Sumber : Media Indonesia, 22/10/2014, Halaman : 15