Google Adsense

Yang Praktis dan Buatan Lokal

Selasa, 28 Oktober 2014

SEBUAH studio jahit di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, menjadi andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk penampilan di pelantikannya. Rusman, pemilik tempat bernama Feng Shin Tailor itu menuturkan bahwa Jokowi memesan jas dua minggu sebelum pelantikan.

Perkenalan Rustam dengan orang nomor satu RI itu ialah berkat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa `Ahok'. Ahok memang sudah jadi langganan Rustam.
Soal pelanggan barunya, Rustam mengaku terkesan. Menurutnya, Jokowi merupakan orang yang praktis dan tidak banyak tuntutan.

“Tidak ada proses fitting (pengepasan), gampang buatnya karena tidak ada tuntutan. Bahan dan model diserahkan kepada saya,“ tu tur Rustam kepada Media Indonesia, Kamis (23/10). Tak hanya jas, Rustam mengaku juga menjahitkan baju batik Jokowi.Namun, bahan batik berasal dari Iriana.

Saat ini, kata Rustam, ia pun sedang menjahit kemeja batik lagi untuk Jokowi. Lelaki berkacamata itu pun berharap Jokowi puas dengan buatannya dan terus menjadi pelanggan. Tidak kalah praktis dari Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bahkan menggunakan pakaian yang dari 10 tahun silam. Jas berwarna hijau gelap itu juga dipakai JK saat pelantikannya sebagai wapres di 2004.
Kesetiaan pada buatan lokal terlihat pada alas kaki. Sepatu, yang merupakan satu-satunya barang baru yang dipakai JK, merupakan produk JK Collection dari Cibaduyut, Bandung.

Sepatu asal Cibaduyut juga dikenakan Jokowi. Namun, sepatu itu didapatkan oleh sang ajudan Presiden, Pradista Machdala. Seperti dikutip Metrotvnews, pria yang akrab disapa Dista ini suatu hari diminta Jokowi untuk mencari sepatu buatan Cibaduyut.

Pria berkulit legam itu pun harus naik-turun angkot demi mencapai toko sepatu paling laris.Tidak sia-sia, Dista sampai di tiga toko yang terbilang laris dan dari sana ia mendapatkan satu pasang sepatu pantofel dan dua pasang sepatu semibot. Pilihannya tak meleset, Jokowi menyukai salah satu sepatu yang berwarna biru tua seharga Rp400 ribu. (Wnd/M-4) Media Indonesia, 26/10/2014, Halaman : 13