Google Adsense

Cianjur Bakal Bangun Jalan Lingkar Selatan

Selasa, 04 November 2014

DINAS Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merencanakan pembangunan jalan lingkar selatan yang menghubungkan jalan lingkar timur ke pertigaan Pasirhayam. Saat ini Distarkim tengah melakukan proses izin ke Dinas Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop II Bandung.

Kepala Distarkim Kabupaten Cianjur Yoni Raleda mengatakan rencana pembangunan jalur lingkar selatan itu didasarkan pada kondisi beberapa jalan nasional di Kabupaten Cianjur, seperti Jalan Raya Bandung, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Mochammad Yamin, dan Jalan Perintis Kemerdekaan, yang sudah tidak layak menjadi jalan nasional.

“Jalan beberapa jalur nasional itu sudah tercampur pergerakan kendaraan lokal dan regional sehingga sudah tidak layak lagi,“ kata Yoni, kemarin.

Dia menyebutkan pembangunan jalan lingkar selatan harus dibuat dua bidang. Jika tidak underpass, berarti dibuat overpass. Dengan demikian, Distarkim masih memikirkan bagaimana caranya supaya jalan nasional ini minim pergerakan kendaraan lokal.

“Maka saya harapkan jalan nasional di Cianjur itu bisa diminimalkan pergerakan lokalnya sehingga kami memandang perlu dipindahkan jalur-jalur nasional agar tidak tercampur pergerakan kendaraannya dengan lokal,“ jelasnya.

Di Jawa Timur, pemerintah provinsi setempat memastikan dana penyelesaian proyek jalur lintas selatan (JLS) di RAPBD 2015 sebesar Rp500 miliar. Jumlah dana itu sesuai instruksi Gubernur Jatim Soekarwo ke Kadis PU Bina Marga Jatim, Dachlan. Gubernur meminta agar tidak ada pengurangan dana.

“Dana JLS tahun depan Rp500 miliar. Itu dibagi dua sistem, yakni multiyears dan single years masingmasing Rp234,6 miliar dan Rp265,4 miliar,“ kata Dachlan di Surabaya.

Di sisi lain, sebagian besar ruas jalan di Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, mengalami rusak berat. Dari hasil pendataan dan evaluasi sementara pihak bina marga setempat, luas jalur jalan yang termasuk kategori rusak parah mencapai 730 kilometer. (BK/FL/AD/EM/N-1) Media Indonesia, 3/11/2014, halaman 11