Google Adsense

DPR Gelar Rapat Paripurna Bersama

Selasa, 18 November 2014

PARTAI-PARTAI anggota Koalisi Indonesia Hebat (KIH) menyambut baik kesepakatan dengan kubu Koalisi Merah Putih (KMP) di kediaman Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Jakarta, Jumat (14/11). Mereka siap meneken kesepakatan itu hari ini untuk selanjutnya menggelar rapat paripurna bersama, besok.

Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR, Johnny G Plate, berharap dengan kesepakatan tersebut, program pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang prorakyat akan didukung parlemen.“KIH pun akan melakukan peran kritis. Kita juga tidak ingin pemerintah gagal.Kita harap di DPR juga ada kesepakatan bersama terhadap kebijakan-kebijakan prorakyat dari pemerintah,'' ujarnya di Jakarta, kemarin.

Hari ini, imbuh dia, seluruh fraksi anggota KIH akan rapat membahas hasil kesepakatan dengan KMP dan draf perjanjian antara KIH dan KMP untuk selanjutnya diteken 10 fraksi di DPR. Salah satu kesepakatan itu ialah revisi Pasal 98 UU No 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) yang membuka ruang hak interpelasi di tingkat komisi. Pasal itu dinilai mem bahayakan sistem presidensial.

“Setelah ditandatangani, baru kita paripurna di hari Selasa (18/11).Agendanya memasukan nama-nama anggota di Badan Legislasi yang akan membahas perubahan UU MD3 terkait penambahan pimpinan AKD (alat kelengkapan dewan) dan penyempurnaan Pasal 98 ayat 6,7 dan 8 terkait hak angket, interpelasi, dan hak pernyataan pendapat,“ tutur Johnny.

Sekjen PKB Abdul Kadir Karding dan Ketua DPP Hanura Miryam S Haryani pun berharap dualisme di parlemen benar-benar berakhir. “Semoga itu terjadi, kita ingin segera bekerja untuk masyarakat,'' tukas Karding.
Politikus PAN Viva Yoga Mauladi, menyatakan kesepakatan di rumah Hatta merupakan langkah bagus menuju DPR yang bersatu setelah terbelah dalam dua bulan terakhir.

Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi mengatakan berakhir atau tidaknya dualisme di DPR tergantung rapat paripurna, besok. `'Kalau berlangsung lancar kemudian dilanjutkan dengan rapat-rapat komisi yang dihadiri kedua belah pihak, rekonsiliasi sudah on going.'' (Nov/AT/X-9) Media Indonesia, 17/11/2014, halaman